
Waspada Pinjol Ilegal! Kadis Kominfo Batam Ingatkan Warga Cek Legalitas dan Jangan Tergiur Solusi Instan
Diskominfo Batam- Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengeluarkan peringatan untuk kewaspadaan seluruh lapisan masyarakat untuk mengantisipasi maraknya praktik pinjaman online (pinjol) ilegal serta jasa penyelesaian utang tak berizin yang kian meresahkan.
Kepala Diskominfo Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengungkapkan bahwa modus penipuan saat ini semakin beragam, termasuk adanya oknum yang menawarkan jasa penyelesaian pinjol namun justru menjebak masyarakat dalam lingkaran utang yang lebih dalam.
“Kami meminta warga untuk tidak mudah tergiur dengan tawaran solusi instan untuk masalah utang. Pastikan lembaga yang Anda gunakan memiliki izin resmi. Jangan sampai ingin menyelesaikan masalah, justru malah menambah masalah baru,” tegas Rudi di Kantor Wali Kota, Kamis (30/4).
Berdasarkan temuan Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI), terdapat praktik perusahaan yang menawarkan jasa konsultasi dan pelunasan pinjol dengan skema berbahaya.
Beberapa poin yang perlu diwaspadai antara lain, penyalagunaan logo Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan lembaga Pemerintah lain yang dikira punya keterkaitan wewenang dalam perizinan secara ilegal untuk meyakinkan korban, skema penjeratan untuk mengarahkan korban agar mengambil pinjaman baru di platform lain guna menutup utang lama, dan pemotongan biaya atau adanya permintaan imbal jasa (fee) yang tinggi dari dana pinjaman yang dicairkan, sehingga beban finansial nasabah semakin berat.
Rudi Panjaitan menekankan bahwa literasi keuangan digital adalah perisai utama bagi warga. Sebagai langkah pencegahan, Kadis Kominfo Batam menyarankan warga untuk melakukan beberapa hal mendasar, yakni cek legalitas, melindungi data pribadi, dan segera melaporkan kecurigaan kepihak yang berwenang.
Pemko Batam bersama OJK Kepri bersama Satgas PASTI berkomitmen untuk terus mengedukasi masyarakat guna menciptakan ekosistem digital yang sehat. “Kami ingin warga Batam semakin cerdas dan kritis. Keamanan digital dimulai dari kesadaran dan ketelitian kita sendiri dalam memilah informasi,” tutup Rudi.