
Batam Jadi Daerah Percontohan Digitalisasi Perlindungan Sosial Nasional
Batam – Pemerintah Kota Batam terus memperkuat transformasi digital dalam penyelenggaraan pelayanan publik melalui Program Percontohan (Piloting) Digitalisasi Perlindungan Sosial (Perlinsos). Program ini bertujuan meningkatkan efektivitas penyaluran bantuan sosial agar lebih cepat, tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
Hal tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Percontohan Piloting Perlindungan Sosial yang digelar pada Senin (29/6), bersama Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Dewan Ekonomi Nasional, serta perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kota Batam.
Dalam rapat tersebut disampaikan bahwa Kota Batam ditetapkan sebagai salah satu dari 43 kabupaten/kota prioritas pelaksanaan piloting Perlinsos. Program ini mengintegrasikan data kependudukan melalui Identitas Kependudukan Digital (IKD), sehingga proses pendaftaran, verifikasi, hingga penyampaian sanggahan dapat dilakukan secara digital untuk meningkatkan akurasi data penerima manfaat.
Sebagai bagian dari implementasi, Pemerintah Kota Batam akan melaksanakan sosialisasi kepada perangkat daerah, kecamatan, kelurahan, dan agen pendamping, serta membentuk Tim Pelaksana Daerah guna memperkuat koordinasi lintas sektor.
Diskominfo Kota Batam turut mendukung pelaksanaan program melalui penyebarluasan informasi kepada masyarakat dan penguatan komunikasi publik. Melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah, Program Digitalisasi Perlindungan Sosial diharapkan mampu menghadirkan layanan yang semakin efektif, terintegrasi, dan memastikan bantuan sosial diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak.